Aktivisme mahasiswa dalam mengawal proses demokrasi dan menjaga kedaulatan bangsa mengalami puncak di tahun 1998. Gerakan mahasiswa di era itu telah memberikan garis tegas berakhirnya era orde baru dan mulainya era reformasi – hingga saat ini.

Di masa sebelum ’98, mahasiswa demikian tergerak untuk turut serta terlibat dalam setiap iklim dan isu sosial, politik, budaya sampai agama yang terjadi di negeri ini. Sayang, usai reformasi gerakan mahasiswa seperti lamat-lamat terdengar. Mahasiswa –kini- seperti ragu-ragu bergerak.

“Saat ini aktivis perlu bergerak untuk perubahan,” ujar Presiden BEM UMJ saat memberikan sambutan pada acara Social Politic Camp 2016 dengan tema Revitalisasi Gerakan Mahasiswa Modern Menuju Indonesia Berkemajuan, di aula FKK UMJ lantai 4, Kamis (24/3) lalu.

Menurutnya, mahasiswa saat ini sudah jauh dari apa yang diharapkanfounding father bangsa ini. Ia juga menegaskan bahwa acara tersebut lahir dari gejolak dan rasa greget terhadap gerakan mahasiswa yang lamat-lamat itu.

Hal tersebut senada dengan apa yang dikatakan Wakil Rektor III UMJ Irfan Purnawan, katanya: “Acara ini lahir dari rasa gemes, kok mahasiswa diam saja. Berbeda dengan era 90-an?”

Bagi Irfan, mahasiswa tidak hanya kuliah tapi mengintegrasikan semua dharma perguruan tinggi. “Selain memenuhi tuntutan akademis, mahasiswa harus punya kegiatan yang berfungsi sebagai penggerak. Kegiatan-kegiatan dalam rangka membangun Indonesia,” tegasnya lagi.

Sebagai pembicara, Praktisi Politik Jurhum Lantong mengatakan bahwa kehidupan kampus yang digawangi mahasiswa, dalam gerak-geriknya juga diwarnai oleh tindakan yang dilatari pertimbangan atau kepentingan politik yang sifatnya tidak internal saja. Tetapi, juga bersifat “keluar kampus.” Bahkan, menurutnya, terkadang diproyeksikan untuk kepentingan politik lokal maupun nasional. (HUMAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>