adan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIP UMJ menyelenggarakan Seminar Islam Radikal di Kalangan Mahasiswa. Acara bersama Nasir Abas, pengamat Terorisme ini dilaksanakan Selasa, 29 Maret 2016, pukul 09.00 hingga 12.00, bertempat di Aula SPS UMJ. Acara RTL atau Rencana Tindak Lanjut BEM FIP UMJ ini, secara resmi dibuka oleh Rektor UMJ, Bapak Prof Dr Syaiful Bakhri, SH, MH. Dihadapan mahasiswa dari kelima Prodi di lingkungan FIP UMJ, Nasir Abas yang sebelumnya pernah terlibat dalam salah satu jaringan terorisme di Indonesia memaparkan bahaya radikalisme serta pencegahannya.

Bang Nasir, panggilan akrab pembicara, mengisahkan pengalaman dirinya. Beliau pernah terlibat dalam jaringan NII dan Jamaah Islamiyah. Salah satu penyebab dirinya terjerembab dalam paham radikalisme karena minimnya pengetahuan tentang Islam dan bahaya Radikalisme, demikian paparnya.

Untuk kalangan mahasiswa, pentingnya pengetahuan tentang Islam Radikal dan Deradikalisasi Terorisme melalui ungkapan salah satu mantan pelaku adalah sebuah keistimewaan. Dampak buruk radikalisme dengan jelas dipaparkan tokoh yang sering diminta menjadi pembicara di beberapa stasiun TV nasional ini.

Acara serupa tentang terorisme, dari sisi pencegahan sejak dini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN FIP UMJ di Parung, Bogor. Pada acara 6 Maret 2016 tesebut mahasiswa FIP UMJ mengundang salah satu staf BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Dengan pengetahuan awal yang dimiliki mahasiswa, maka paham tentang Islam Radikal dan Terorisme dapat menjadi bekal individual dalam upaya sejak dini Deradikalisasi itu sendiri. Bapak Rektor sangat mengapresiasi kegiatan besar ini, demikian ungkap Pakar Hukum Pidana FH UMJ, dihadapan 230an mahasiswa.

SUMBER: fipumj.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>